Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen inspiratif tentang empat saudara dalam keluarga Jawa yang belajar memahami perbedaan dan mencintai dengan cara mereka masing-masing.

Rahasia di Balik Dinding Rumah Kami

“Setiap anak lahir membawa takdirnya sendiri.Tapi hanya cinta yang membuat mereka bisa saling memahami, meski tak selalu mudah.” . Kota
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 13, 2025
Cerpen menyentuh tentang cinta tak terbalas dan perjalanan self-love Rengganis. Reflektif, emosional, dan penuh makna. Baca sampai selesai.

Lebih dari yang Pernah Aku Dapat

“Pancen kulo tresna, nanging boten ateges kulo saged terus kelangan diri kulo piyambak.”(Aku memang mencintai, tapi bukan berarti aku harus
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 13, 2025
Cerpen penuh makna tentang keberanian tokoh Rukmini dari kisah Menak Jawa dalam memilih dirinya sendiri. Narasi filmis, emosional, dan penuh refleksi.

Hari Ketika Aku Memilih Diriku Sendiri

“Kadang, yang kita butuhkan bukan tempat baru… tapi keberanian untuk pulang pada diri sendiri.” — Catatan Raden Rukmini . Senyap
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 13, 2025
Tentang Menak Jati, mantan GM hotel yang kembali ke desa untuk menemukan makna hidup dan cinta sejati lewat pelatihan hospitality.

Langkah Terakhir Sang Menak

“Kadang kau harus berhenti berlari agar bisa benar-benar sampai.”“Yang genting bukanlah cepat sampai, melainkan tak salah arah.”“Hidup adalah urusan merapikan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 12, 2025
Kasiran pulang sebagai manajer hotel dengan mobil dinas, disambut ibunya di teras rumah. Sebuah kemenangan sunyi yang menyentuh hati.

Langkah-Langkah Tak Terlihat

“Di kota, langkah paling berisik sering justru yang tak terdengar—niat baik yang tak dipamerkan, kerja yang tak disiarkan, dan janji
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 12, 2025
Cerpen sastra filmis emosional tentang Ronggiyah dan Wiramenggala—dua tokoh fiksi Menak Jawa—yang bertemu setelah hubungan berakhir tanpa kata. Sarat makna, penuh refleksi, dan cocok sebagai bacaan sastra kontemporer dewasa.

Percakapan yang Tertunda: Saat Luka Tak Lagi Dibungkam

“Yang tertunda bukan berarti terlambat. Kadang kita butuh jeda untuk menguat. Tapi pada akhirnya, semua perlu diselesaikan dengan keberanian.”— NamakuBrandku
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 12, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 85
  • 86
  • 87
  • 88
  • 89
  • 90
  • 91
  • …
  • 154
  • »

Search

My Recent Post

  • Yang Tersisa Setelah Tepuk Tangan Reda
  • Kembali Naik
  • Lapisan Mood
  • Datang Tepat Waktu
  • Jejak Tangan di Lorong Terakhir
  • Peta Tubuh, Rumah Hati
  • Ketika Nama Menemukan Pemiliknya
  • Mabuk yang Kedua
  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top