Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen emosional Danang, GM yang mundur dari jabatan mapan demi hidup damai. Kisah urban Jakarta penuh refleksi dan akhir menggantung penuh harapan.

Langkah Terakhir di Tangga Takdir

“Kadang, meninggalkan yang terlihat pasti adalah satu-satunya cara merawat kewarasan.” . Rintik pertama turun seperti jarum. Jakarta basah, kaca-kaca gedung
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
Cerpen emosional tentang Raden Wijaya, cinta, pengkhianatan, dan luka yang membentuk ketegaran. Sebuah narasi urban yang menyentuh sanubari pembaca.

Kota yang Menyimpan Luka

“Jangan biarkan luka menuntun balas; biarkan ia menuntun pulang—ke versi dirimu yang lebih jujur.” . “Yang paling menyakitkan bukanlah dikhianati
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
Sebuah cerpen inspiratif dan emosional tentang transformasi kepemimpinan dari kontrol ke kepercayaan. Mengharukan, logis, dan penuh nilai kehidupan.

Meja Bundar di Ujung Tropis

“Kadang yang paling berani dari seorang pemimpin adalah membiarkan ide orang lain bersinar, lalu ikut merayakan cahayanya.” . Kepemimpinan bukan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
Cerita tentang Sarka, yang kehilangan pekerjaan dan menemukan harapan dengan belajar fokus pada hal-hal yang bisa dikontrol. Menyentuh dan menginspirasi.

Langkah di Antara yang Bisa dan Tak Bisa

“Kadang yang paling berat bukan kehilangan,tapi menerima bahwa kita tak punya kuasa atas segalanya.” . Jakarta, pagi yang riuh, menetes
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
Cerpen emosional tentang tantangan sales di Jakarta, tentang menjual bukan hanya produk tapi rasa aman, kasih, dan keberanian untuk tidak menyerah.

Di Balik Meja Penawaran

“Menjual bukan tentang barang, tapi tentang memahami manusia yang berdiri di hadapan kita.”“Bahagia bukan saat tanda tangan di atas kertas,
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
Cerpen tentang Rengganis, perempuan muda yang membangun pengaruh tanpa jabatan demi menghadapi manajer yang tidak efektif.

Di Antara Langkah yang Tak Terucap

“Tidak semua luka harus dijawab dengan perlawanan. Kadang diam yang teguh adalah bentuk paling lantang dari keberanian.” . Kota ini
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 3, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 72
  • 73
  • 74
  • 75
  • 76
  • 77
  • 78
  • …
  • 154
  • »

Search

My Recent Post

  • Yang Tersisa Setelah Tepuk Tangan Reda
  • Kembali Naik
  • Lapisan Mood
  • Datang Tepat Waktu
  • Jejak Tangan di Lorong Terakhir
  • Peta Tubuh, Rumah Hati
  • Ketika Nama Menemukan Pemiliknya
  • Mabuk yang Kedua
  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top