Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Drama urban kelas menengah atas Indonesia tentang cinta, ambisi, kehilangan, dan pemulihan; dari Jakarta–Surabaya–Yogyakarta hingga Kediri, dengan solusi reflektif yang manusiawi.

Kota yang Menyimpan Nama Kita

“Kadang yang berakhir bukan cinta atau persahabatan, melainkan cara lama kita memandang diri sendiri. Hanya setelah itu, kota pun memberi
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 21, 2025
Cerpen urban emosional tentang kelas menengah yang pulang ke manusia: karier, usaha, pendidikan, dan kota yang dirawat bersama—logis, faktual, mengharubiru.

Pulang Paling Utuh

“Kita tumbuh bukan karena dunia memudahkan, melainkan karena hati bersedia disulitkan untuk menjadi lebih bening.” . Malam menempel pada kaca-kaca
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 20, 2025
Menggambarkan perjalanan eksistensial Jaya di Jakarta—hari-hari tanpa nama, pencarian makna setelah krisis karier, dan proses menemukan kembali dirinya.

Hari yang Tak Bernama

“Hidup itu tidak selalu soal siapa yang paling cepat tiba, melainkan siapa yang paling jujur menempuh jalan.”“Kesuksesan yang tak menghadirkan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 20, 2025
Cerpen urban emosional: orang-orang kota menemukan makna pulang lewat dapur komunitas, kebun atap, dan kemitraan tulus lintas profesi yang bisa direplikasi.

Pulang Paling Senyap

“Yang kita kejar sepanjang hidup sering kali hanyalah bayangan dari apa yang sebenarnya kita rindukan: pulang.” . Jakarta, menjelang senja.
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 20, 2025
Cerpen urban emosional tentang Jayeng dan City Lab: merawat kota, bisnis, dan manusia. Mengharubiru, reflektif, solutif; topeng Malangan jadi cermin harian.

Senyum Simpul Jayengrana

“Di kota, luka tak selalu berdarah; kadang ia berwujud rencana yang tak jadi—dan keberanian adalah cara kita menepati janji pada
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 18, 2025
Cerpen sastra perkotaan tentang Jayeng, Kencana, Damar, dan Jingga menata karier, bisnis, dan kebermanfaatan kota—jujur, mengharubiru, reflektif, solutif.

Menanam Jeda di Jantung Waktu

“Kamu boleh mengejar langit, tapi jangan lupa menyiapkan payung untuk hujan yang kamu ciptakan sendiri.” . Di lantai tiga puluh
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 18, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  • 32
  • 33
  • 34
  • …
  • 148
  • »

Search

My Recent Post

  • Pelabuhan Renjana
  • Riwayat Hati
  • Ada Apanya?
  • Ketika Sunyi Menjadi Berisik
  • Sayap yang Tidak Bersuara
  • Mereka yang Tidak Memilih Kita
  • Kota yang Menyimpan Awan
  • Retak yang Tidak Terlihat
  • Rumah Tua dan Jalan Pulang
  • Menyeterika Perasaan

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top