Home Artikel oleh Jeffrey
“Hidup itu perjalanan belajar tanpa akhir. Kadang kita mengajari, kadang kita yang diajari. Kita semua pernah salah langkah. Yang penting:
“Bukan peristiwa yang mengacaukan hidup kita, melainkan penilaian kita atas peristiwa itu. Dan setiap penilaian—setiap sikap—selalu menagih harga.” . Jakarta
“Tidak semua orang punya rumah yang menanyakan kabar. Ada yang belajar menghapus air mata sendiri, merayakan menang sendiri—karena tak ada
“Kebaikan yang tidak pernah diberi batas, lama-lama dianggap kewajiban.” . Pagi itu Jakarta seperti biasa: tergesa, padat, dan nyaris tidak
“Pada usia tertentu, hidup tidak lagi menuntut kita menjadi benar. Ia hanya meminta kita jujur.” . Jam kota menyala di
“Ada peristiwa yang tidak meminta penjelasan,hanya meminta sikap.” Jingga membaca kabar itu ketika kota belum sepenuhnya bangun. Kopinya masih panas,