Greetings to the New Year 2015

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Blur...
Blur…

Kilas balik, kaleidoskop di tahun 2014 ini.

Pastilah banyak momentum penting yang telah terjadi

Untuk saya sendiri, dalam karir dan pekerjaaan, di tahun 2014 ini mengharuskan berpindah ke tiga perusahaan dalam kondisi yang kurang menyenangkan. Apakah ini prestasi? Apakah ini mutlak kesalahan saya?

April 2014 dari Lv8 Bali setelah bekerja hampir satu tahun, saya bergabung dengan Love Fashion Hotel by fashiontv sebagai General Manager pertama untuk pre-opening hotel fashiontv pertama di dunia. Akhir September yang artinya kurang dari 6 bulan saya meninggalkan Love Fashion Hotel by fashiontv. Dan sejak Oktober2014 saya onboard di Alaya Resort Kuta, sekali lagi, sebagai General Manager pre-opening. Saya berharap untuk berkarya lebih lama dengan kontrak kerja yang saya tanda tangani untuk putting komitmen selama dua tahun.

Ya…, selalu ada pro dan kontra untuk suatu keputusan. Lebih baik saya biarkan mengambang di awang-awang karena saya selalu percaya everything happened for reasons and lessons. Proses pembelajaraan dan penempaan menjadi figur yang dewasa dan matang.

Kuat.. kuat… kuat….

Tabah… tabah… tabah…

Ikhlas… Ikhlas… Ikhlas….

Dan yang paling penting… bersyukur atas semua kejadian

Saya ambil pembelajarannya saja karena dianugerahi paket pembekalan yang luar biasa.

Sebenarnya, kalau ditelaah lagi, di 2014 ini saya telah diberi begitu banyak kenikmatan yang melebihi segala terpaan-terpaan kesengsaraan, Tidak…. tidak ada kesengsaraan itu. Mungkin kecengengan saja yang membuat saya merengek.

Saya…. dengan amarah dan syak wasangka permainan logika menuduh beberapa orang memperlakukan saya dengan tidak fair ….. tetapi dengan mengolah emosi dan berpikir waras, saya mampu tetap tersenyum melangkah maju penuh syukur. Sejenak tersadar di beberapa kejadian saya menjadi tidak harus bertanggung jawab terhadap kesalahan yang tidak pernah saya buat karena hasil pengelolaan pihak lain, Juga saya diberi pengertian dan akal budi untuk selalu bertindak positif di tengah kawan-kawan dan sahabat-sahabat yang memberi dukungan setiap saat. Dengan diam tanpa mengumbar cerita tentang pembelaan diri, saya bisa memahami lebih jelas seperti  filsafat Jawa yang berbunyi “becik ketitik olo ketoro”

Sering saya tercengang…. ketika saya merasa diri saya dalam kesusahan, datang orang lain meminta bantuan dan juga orang lainnya lagi memberi applause yang mengagumi kehebatan saya. Maka artinya??? Selalu ada sudut pandang yang berbeda. Sebaiknya selalu memilih sudut pandang positif supaya tentram batin.

A lot of unexpected happenings di 2014 ini dalam kehidupan pribadi juga.

Ketika saya membuka wawasan… segala sumber pengetahuan itu ada

Ketika saya membuka hati….. kisah cinta itu ada

Ketika saya membuka arti mengerti  …. kisah pengkhianatan itu ada

Ketika saya membuka daya cipta kreatifitas …. tulisan ini ada

 

Dan akhirnya, hari ini dalam persiapan menyambut tahun baru 2015 …
I am starting writing some hopes….

I am wishing for a great year ahead within shocking waves and getting prosperity like numerous sands that you can’t count.

Saya berharap untuk dapat menikmati tahun 2015 yang penuh kesuksesan diantara gelombang yang menerpa dan memberikan kemakmuran yang jumlahnya sangat luar biasa seperti butiran pasir di pantai.

Happy New Year everyone… dan percaya berkat Allah tak berkesudahan.

 

Cheers
@jeffwibisono

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Leave a Reply